The Consulate General of The Republic of Indonesia - Toronto - Canada
Halaman ini berisi informasi tentang jenis-jenis pelayanan yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang berada di Propinsi Ontario, Manitoba dan Saskatchewan.
Silakan baca terlebih dahulu keterangan dalam website ini, apabila ada hal yang kurang jelas, kami dengan senang hati menjawab pertanyaan anda melalui telepon, namun sehubungan dengan keterbatasan staf akan lebih baik jika pertanyaan anda disampaikan melalui email consular@indonesiatoronto.org . Mayoritas semua email akan dijawab dalam tempo 24 jam (hari kerja). Untuk hal darurat silakan tetap gunakan saluran telepon.
Jenis Pelayanan Konsuler
Fungsi Konsuler KJRI Toronto memberikan pelayanan konsuler kepada WNI sebagai berikut:
Surat Perjalanan Republik Indonesia/SPRI (Paspor dan SPLP)
Pembuatan surat keterangan (Lahir, Mati, Nikah, SIM, dll)
Kewarganegaraan (Bagi anak yang memiliki 2 paspor dan akan memutuskan kewarganegaraannya setelah 18 tahun dan Naturalisasi untuk WNA yang akan menjadi WNI)
Perpanjangan dan Penyijilan (sign in dan sign off) Buku Pelaut RI
Seluruh pelayanan di atas dapat diselesaikan dalam 2 x 24 jam (3 hari kerja), sehingga apabila anda memasukan permohonan pada hari Senin, maka pada hari Rabu telah dapat diambil.
PENTING:
KJRI Toronto tidak memberikan pelayanan penterjemahan dokumen dari Indonesia - Inggris atau Inggris - Indonesia. Apabila ada dokumen yang hendak dilegalisir dan memerlukan penterjemahan, agar dilakukan oleh badan/perseorangan yang memiliki bonafiditas dalam menterjemahkan sebuah dokumen.
KJRI Toronto tidak bertanggungjawab terhadap isi dokumen yang dilegalisir dan berhak menolak dokumen yang terjemahannya tidak sesuai dengan dokumen asli.
Lapor Diri
Bagi warga negara Indonesia yang baru tiba di Kanada, kami mengharapkan dengan sangat agar anda bisa segera mendaftarkan diri. Hal ini akan memudahkan apabila ada permasalahan di kemudian hari.
Perlindungan WNI dan BHI
KJRI Toronto memberikan perlindungan bagi seluruh warga negara Indonesia, apapun status keimigrasiannya di Kanada, dan bagi Badan Hukum Indonesia yang beroperasi di Kanada pada permasalahan yang dihadapinya. Hubungi telp: 416-360-4020 ext 2271 (jam kerja 09.00 - 17.00) atau 647-991-1708 (di luar jam kerja) atau email: consular@indonesiatoronto.org untuk hal ini.
Consulate News
International Days di Seneca College, Toronto Toronto - Pada tanggal 25, 26 dan 27 Januari 2012 telah diselenggarakan acara "International Days'' bertempat di Student Centre - Seneca College, Toronto. Acara ini merupakan festival multicultural yang diselenggarakan oleh Seneca Student Federation, diikuti oleh kelompok atau klub mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Penyelenggaraan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya dari masing-masing negara asal para mahasiswa melalui sajian makanan dan penampilan seni.
Peringatan Hari Ibu 2011 Toronto - KJRI Toronto telah mengadakan upacara Peringatan Hari Ibu tahun 2011 dengan tema "Peran Perempuan dan Laki-Laki Dalam membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa", yang dilaksanakan pada hari Sabtu 17 Desember 2011 bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-12.
Jakarta The Canadian Air Force would like to expand its cooperation with Indonesia in the military and civil aerospace industries, it was revealed following a meeting with Canadian Defense Attache Colonel Michel Latouche and Indonesian Air Force Chief of Staff Marshal Imam Sufaat here on Wednesday.
Jakarta - Indonesia will host the 40th meeting of Landsat Ground Station Operators Working Group (LGSWOG) at Legian in Bali province on January 30-February 3, 2012.
The National Space and Aviation Agency (Lapan) said in a press statement issued on Saturday the meeting would bring together delegates from the United States, Argentina, Australia, South Africa, Brazil, China, Ecuador, India, Japan, Italy, Canada and Saudi Arabia.
Jakarta - Member of Commission XI of the House of Representatives Kemal Azis Stamboel believed in 2012 the economy would potentially grow by 7 pct, provided the government four important factors.
The four factors, Kemal said in Jakarta Friday is effective and expansive infrastructure, secondly, optimizing foreign investment to the real sector and not merely concentrated in the financial sector, thirdly, the government is able to maintain economic and political stability following the fuel restriction on April 1, 2012, and the fourthly, the government needs to make the bureaucracy more effective so that state expenditures would cover more productive development projects.