The Consulate General of The Republic of Indonesia - Toronto - Canada
   Home   |   About Us   |   Consular Services   |   Events   |   Social-Culture   |   Economic & Trade   |   Tourism   |   Useful Links   |   Contact Us
Home : Social-Culture :
The Consulate General of The Republic of Indonesia - Toronto - Canada

MASYARAKAT INDONESIA DI TORONTO

Masyarakat Indonesia yang datang ke Toronto setiap tahun semakin bertambah meskipun jumlahnya belum dapat dibandingkan dengan bangsa-bangsa Asia lain seperti Cina, Filipina, India maupun Sri Lanka. Masyarakat Indonesia kebanyakan datang ke Toronto pada akhir tahun 1960an dan tahun 1970an. Mereka yang mula-mula datang adalah para mahasiswa yang melamar menjadi warga negara Kanada dan mereka yang ingin menikmati masa pensiunnya di negara lain. Sebagian dari orang Indonesia pindah ke Kanada melalui Belanda, Hong Kong dan daratan Cina. Saat ini umumnya mereka yang datang ke Toronto adalah mereka yang mendapat status landed immigrant (permanent resident) atau melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang ada di Toronto.

Walaupun belum terbentuk suatu daerah komunitas Indonesia, kebanyakan masyarakat Indonesia di Toronto bermukim di bagian utara Toronto yang merupakan bekas dari City of North York yakni Willowdale, Don Mills, the Bridle Path, daerah bekas City of Scarborough dan di kota-kota wilayah GTA seperti Mississauga, Brampton, Markham dan Richmond Hill. Daerah-daerah ini juga banyak dihuni oleh para pendatang Asia lainnya.

Meskipun jumlahnya relatif kecil dibandingkan dengan komunitas masyarakat Asia yang berjumlah besar di Toronto, eksistensi masyarakat Indonesia di Toronto umumnya telah diakui. Hal ini disebabkan masyarakat Indonesia sering berpartisipasi dalam berbagai event kebudayaan di Toronto seperti Metro Toronto International Caravan, Indonesian Night, Indonesian Bazaar, dan sebagainya. Disamping itu, terdapat gereja Indonesia di Toronto yang terbesar dan tertua yaitu Indonesian Christian Church Canada. Keberadaan masyarakat Indonesia di Toronto juga terlihat dari Radio Suara Pengharapan yang berbahasa Indonesia yang dipancarkan lewat stasiun radio multi bahasa di Toronto. Juga tidak ketinggalan peran dari anggota masyarakat Indonesia yang umumnya terdidik dan memiliki beragam profesi seperti peneliti, dokter, pengajar, pebisnis, teknisi, konsultan, karyawan atau mereka yang masih berstatus sebagai pelajar/mahasiswa.


Kegiatan masyarakat Indonesia di Toronto dan GTA dapat kita temui dalam wadah organisasi yang telah lama dibentuk maupun yang baru berdiri seperti:

1. INDONESIAN CHRISTIAN CHURCH CANADA (ICCC)

Untuk informasi dapat menghubungi Pastor Joe Sudirgo , telp: (416) 665-4777. atau email: joesudirgo@yahoo.com, lisakurnia@gmail.com, website http://www.icc-toronto.org/. INDONESIAN CHRISTIAN FELLOWSHIP (ICF) untuk informasi dapat menghubungi Sdr. Pascal Aswinata, telp: (416) 665-4777
 

2. UMAT KATOLIK INDONESIA (UKI) DAN MUDA MUDI KATOLIK (MUDIKA)

Untuk informasi dapat menghubungi koordinator Bpk. Irwandi Pranadjaja, telp: (905) 284-0595. http://www.uki.ca/portal/. Pamong Aegidius Warsito SCJ (Romo Aegi) email: aegidius_warsito@yahoo.ca. MUDA-MUDI KATOLIK INDONESIA (MUDIKA) untuk informasi dapat menghubungi Sdr. Sam Djanoko, telp: (647) 893-8892

3. INDONESIAN FULL GOSPEL FELLOWSHIP (IFGF)

Untuk informasi dapat menghubungi Pastor Henry Suhady, telp: (905) 278-3967. email: henrysuhadys@yahoo.com , website: http://www.ifgf-toronto.org/

4. MASYARAKAT ISLAM INDONESIA TORONTO (MIIT)

Untuk informasi dapat menghubungi Sdr. Ferry Cosmedy, fenyot@yahoo.com  atau website : http://www.miit-toronto.org/

5. INDONESIAN REFORMED EVANGELICAL CHURCH IN TORONTO (IRECT)

Untuk informasi dapat menghubungi Pendeta Ev. Agus Barlianto Sadewa, telp: (416) 792-2796., email: Irect.admin@gmail.com dan website: http://grii-toronto.org/

6. RADIO SUARA PENGHARAPAN

Memiliki siaran setiap hari Sabtu jam 20:00-21:00 pada gelombang 1430 AM. Untuk informasi dapat menghubungi Rony Sutanto, telp. (416) 665-4777.

7. INDONESIA - CANADA SENIOR CITIZEN (INCASEC)

Untuk informasi dapat menghubungi Sdr. Annie Liem, telp. (905) 821-3090.

8. INDONESIAN ALLIANCE CHURCH (IAC)

Untuk informasi dapat mengubungi Pendeta Polin Siringo Ringo, telp: (905) 403-1345.

9. INDONESIAN CANADIAN COMMUNITY ASSOCIATION (ICCA)

Untuk informasi dapat mengubungi Sdr. Willy Lumbanraja (905) 824-2637. http://www.icca-canada.com/

10. UNITED INDONESIAN CANADIAN SOCIETY (UNICAS)

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdri. Maria Cornelisz (Margie) Telp: (416) 348-5923, email: info@unicas.ca

11. GEREJA BETHANY INDONESIA

Untuk informasi dapat menghubungi Tjondro Tanuseputro dan Pdm Pdm Jusuf W. Tunggal Email: jktunggal@yahoo.com

12. INDONESIAN BUDDIST FELLOWSHIP (IBFC)

Untuk informasi dapat menghubungi Julius Tendean dan Bapak Santosa Telp: (416) 224-1944. Website: www.ibfc.ca

13. TORONTO INDONESIAN FAMILY CHURCH

Untuk informasi dapat menghubungi Rev. Dr. Soedi Antonie, Alamat: 1051 Eglinton Avenue West, Mississauga L5V 2W3. Tel: (416) 833-8396, Email: soediantonie@hotmail.com, website: http://www.tifc.ca

14. INDONESIAN STUDENT'S ASSOCIATION (IISA) LONDON, ONTARIO

Untuk informasi dapat menghubungi Sdri. Nia, Email: uwo.iisa@gmail.com

15. KUMPULAN MASYARAKAT BATAK TORONTO & SEKITARNYA

Untuk informasi selanjutnya hubungi Sdr. Sem Lumbangaol, Email: gotosem@yahoo.com

16. REVIVAL IN CHRIST'S HOUSE INDONESIAN CHURCH CANADA (RICH)

Untuk informasi hubungi Pastor Frans M. Wirajadi, email hppwcanada@gmail.com

17. GEREJA HOUSE FOR ALL NATIONS (HFAN) TORONTO

Untuk informasi hubungi Pastor Jacob Nuh, email: Jacob.hfan@gmail.com, atau Ivan Tjandra, email: itjandra@rogers.com

18. GEREJA BETHEL INDONESIA

Untuk informasi hubungi Pastor Ferdy Tjahjadi, email: gbitoronto@gmail.com, telp: (416) 877-7609

To top of page
Consulate News
International Days di Seneca College, Toronto
Toronto - Pada tanggal 25, 26 dan 27 Januari 2012 telah diselenggarakan acara "International Days'' bertempat di Student Centre - Seneca College, Toronto. Acara ini merupakan festival multicultural yang diselenggarakan oleh Seneca Student Federation, diikuti oleh kelompok atau klub mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Penyelenggaraan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya dari masing-masing negara asal para mahasiswa melalui sajian makanan dan penampilan seni.
Peringatan Hari Ibu 2011
Toronto - KJRI Toronto telah mengadakan upacara Peringatan Hari Ibu tahun 2011 dengan tema "Peran Perempuan dan Laki-Laki Dalam membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa", yang dilaksanakan pada hari Sabtu 17 Desember 2011 bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-12.
Hot News
Canada To Expand Areospace Cooperation with Indonesia
2/2/2012
Jakarta The Canadian Air Force would like to expand its cooperation with Indonesia in the military and civil aerospace industries, it was revealed following a meeting with Canadian Defense Attache Colonel Michel Latouche and Indonesian Air Force Chief of Staff Marshal Imam Sufaat here on Wednesday.
RI To Host Ground Station Operators Meeting
29/1/2012
Jakarta - Indonesia will host the 40th meeting of Landsat Ground Station Operators Working Group (LGSWOG) at Legian in Bali province on January 30-February 3, 2012. The National Space and Aviation Agency (Lapan) said in a press statement issued on Saturday the meeting would bring together delegates from the United States, Argentina, Australia, South Africa, Brazil, China, Ecuador, India, Japan, Italy, Canada and Saudi Arabia.
This Year''s Economy May Grow 7 Pct
22/1/2012
Jakarta - Member of Commission XI of the House of Representatives Kemal Azis Stamboel believed in 2012 the economy would potentially grow by 7 pct, provided the government four important factors. The four factors, Kemal said in Jakarta Friday is effective and expansive infrastructure, secondly, optimizing foreign investment to the real sector and not merely concentrated in the financial sector, thirdly, the government is able to maintain economic and political stability following the fuel restriction on April 1, 2012, and the fourthly, the government needs to make the bureaucracy more effective so that state expenditures would cover more productive development projects.
   Home   |   About Us   |   Consular Services   |   Events   |   Social-Culture   |   Economic & Trade   |   Tourism   |   Useful Links   |   Contact Us